BKPP Kota Jayapura tutup diklat prajabatan, siapkan ASN berintegritas dan profesional

  • admin
  • Disukai 0
  • Dibaca 0 Kali

Jayapura, Jubi – Ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS formasi Tenaga Honorer Kategori II lingkup Kota Jayapura 2025 akan mengikuti Diklat prajabatan selama 14 hari di Resimen Induk Daerah Militer atau Rindam XII Cenderawasih pada awal November 2025.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura, Richard Suebu mengatakan, pembekalan dan pembentukan karakter bagi tenaga honorer kategori dua (THK 2) yang telah lama diproses pengangkatannya, dibagi dalam dua gelombang.

“[Prajabatan] mulai 2 November 2025 hingga 15 November 2025, dan berlokasi di Rindam XVII/Cenderawasih untuk kegiatan lapangan,” kata Richard Suebu saat lusai Diklat Prajabatan CPNS dan Orientasi PPPK Formasi Tenaga Honorer Kategori II Tahun 2025, di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (31/10/2025).

Menurutnya, kegiatan ini melibatkan 791 orang, terdiri dari CPNS Golongan III sebanyak 228 orang, CPNS Golongan II sebanyak 409 orang, dan PPPK 154 orang.

Diklat ini diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua. Tenaga pengajar adalah dari fasilitator BPSDM Provinsi Papua dan Widyaiswara dari BKPP Kota Jayapura.

“Ini merupakan bagian penting dalam proses pengangkatan THK2 dan menargetkan sisa honorer yang datanya telah dilaporkan,”ujarnya.

Katanya, ​kegiatan ini dibagi menjadi dua gelombang dengan rincian jadwal, para peserta ​Gelombang Pertama, mulai kegiatan pada Minggu, 2 November 2025 dan selesai pada  Sabtu, 8 November 2025. Gelombang kedua memulai kegiatannya pada Minggu 9 November 2025 dan selesai pada Sabtu 15 November 2025.

Suebu menyebutkan, ada beberapa peserta yang mengundurkan diri atau meninggal dunia. ​Meski sebagian besar peserta siap, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, terutama peserta wanita yang hamil, diperkirakan ada sekitar lima peserta yang sedang hamil dan akan melahirkan.

“Mereka diizinkan untuk tetap mengikuti kegiatan dengan membuat surat pernyataan yang disetujui suami, menunjukkan kesediaan mereka untuk mempercayakan peserta di lokasi kegiatan,” ucapnya.

​Pelaksanaan teknis kegiatan dikoordinasikan dengan BPSDMP Provinsi yang telah mengizinkan kerja sama, serta didampingi oleh pihak Rindam (Resimen Induk Daerah Militer). Sesuai arahan Wakil Wali Kota, fokus utama kegiatan di Rindam adalah pembentukan karakter.

Kegiatan di Rindam sendiri diperkirakan berlangsung selama 5 hari (Minggu mulai, Sabtu selesai). Semoga dengan karakter yang baik, diharapkan para honorer ini akan menjadi ASN yang baik.

Suebu mengatakan, ​Pemerintah Kota Jayapura telah menganggarkan dana yang sangat besar untuk kegiatan ini. Oleh karena itu, Richard Suebu menghimbau para peserta untuk berusaha maksimal agar dapat mengikutinya.

Katanya, jika tidak ikut karena alasan yang tidak patut, peserta harus mengurus dan menanggung biaya sendiri untuk mencari dan mengikuti pelatihan prajabatan di kabupaten lain.

Richard Suebu mengingatkan, masa uji coba CPNS sesuai Undang-Undang ASN hanya satu tahun. Kegiatan ini merupakan kesempatan terbaik bagi para honorer untuk menyelesaikan tanggung jawab mereka, dan Pemkot tidak akan lagi menanggung biaya bagi mereka yang memilih untuk tidak berpartisipasi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mencetak aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berkarakter, dan memiliki integritas tinggi dalam melayani masyarakat.

“Diklat ini bukan sekadar formalitas, tetapi momentum membentuk ASN yang tangguh, disiplin, serta memahami nilai-nilai dasar aparatur negara dalam melayani masyarakat Kota Jayapura,” ujar Rustan Saru.

Menurutnya, kurikulum pelatihan mencakup berbagai materi, seperti pengembangan kompetensi ASN, wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI, percepatan pemberantasan korupsi, serta pembentukan pola pikir ASN sebagai pelayan publik.

Kegiatan diklat ini menggunakan dana APBD Pemerintah Kota Jayapura Tahun Anggaran 2025, dan diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ASN Kota Jayapura yang unggul dan berdaya saing.

“ASN adalah wajah pemerintah di mata masyarakat. Karena itu, kita harus hadir sebagai pelayan publik yang berintegritas dan mampu memberikan solusi bagi warga,” pungkasnya. (*)

source : https://jubi.id/mamta/2025/awal-november-2025-ratusan-cpns-pemkot-jayapura-ikut-prajabatan/


-